
Kabarberitaindonesia99 - Mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Lulung) mengaku menginginkan bertemu bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkecuali memang ada kesempatan.
"Susah nyarinya (waktu ketemu) ya, silaturahmi di mana, menginginkan (ketemu) mirip dia," kata Lulung waktu dihubungi wartawan, Kamis (24/1).
Saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, sering berjalan perbedaan pendapat maupun pandangan antara Ahok dan Lulung. Puncak konflik keduanya adalah soal masalah korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS).
Saat itu, Ahok sempat menuding Lulung terlibat dalam korupsi itu lantaran menjabat koordinator Komisi E yang merupakan komisi yang mengurus pendidikan.
Lulung menentukan untuk tak membantu Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017. Padahal, PPP mengarahkan bantuan ke pasangan Ahok-Djarot. Lulung pun diberhentikan oleh Djan Faridz dikarenakan hal itu.
Meski begitu, Lulung mengaku beranggap Ahok sebagai seorang sahabat. Pasalnya, perseteruan yang pernah sering berjalan cuma mengenai bersama kebijakan di lingkungan Pemprov DKI saja.
"Itu kontroversi di sarana dan kebijakan kan wajar, tetapi sebagai manusia, kami bersahabat, pribadinya enggak ada apa-apa aku mirip Ahok," tuturnya.
Bahkan, terkecuali nantinya diundang ke pernikahan Ahok, Lulung menyebut akan menghadirinya. Ahok diisukan akan menikah di th. ini.
"Pasti datang, pasti, terkecuali aku enggak ada rintangan tentu datang," ujar Lulung.
Ahok udah formal mengirup udara bebas setelah merintis kurungan di rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok Kamis pagi. Ahok bebas murni setelah merintis hidup di balik jeruji selama dua tahun, dipotong remisi 3 bulan 15 hari atas masalah penistaan agama.
Kasus penodaan agama yang menimpa Ahok dipicu ucapan Ahok waktu melaksanakan kerja sebagai Gubernur DKI yang menyinggung soal Surat Al Maidah ayat 51 di Pulau Pramuka.